Usaha keripik balado yang ditekuni oleh mulyeti ini belum genap satu tahun. Namun, berkat
kerja keras dan ketekunan serta cita rasa masakan yang disajikan, membuat usaha tersebut terus berkembang luas. Tidak hanya dipasarkan di kabupatn dan kota solok saja, namun pemasaran industri rumah tangga ini telah mmelebar hingga ke provinsi tetangga seperti riau dan jambi.
kerja keras dan ketekunan serta cita rasa masakan yang disajikan, membuat usaha tersebut terus berkembang luas. Tidak hanya dipasarkan di kabupatn dan kota solok saja, namun pemasaran industri rumah tangga ini telah mmelebar hingga ke provinsi tetangga seperti riau dan jambi.
Proses pembuatan keripik balado ini membutuhkan waktu selama empat hari dan bahan baku utamanya adalah ubi singkong. Untuk mencukupi produksi, ubi singkong tersebut dipasok dari luar kabupaten solok seperti pasaman.
Kesuksesan yang diraih oleh mulyeti telah membawa dampak positif bagi warga sekitar. Bagaimana tidak, mulyeti saat ini mempekerjakan sebanyak 8 orang pekerja untuk menuckupi kebutuhan pasar. Seluruh karyawan bertugas sesuai dengan kebutuhan proses pembuatan keripik balado dari awal produksi hingga keripik balado ini siap disantap dan di pasarkan.
No comments:
Post a Comment