|
Beginilah
suasana malam di surau penti, nagari koto dalam, kecamatan padang sago,
kabupaten padang pariaman, jumat lalu. Meski waktu sudah menunjukan pukul 11
malam, prajurit tni ad bersama warga setempat, masih bekerja dengan semangat.
Berusaha menuntaskan pekerjaan yang masih tersisa.
Sebagian
ada yang memasang keramik, dan ada pula yang mengaduk pasir dan semen. Target
pengerjaan yang hanya 40 hari, hanya tingga seminggu lagi, memaksa mereka
untuk menuntaskannya sesegera mungkin.
Di
luar surau, terlihat beberapa orang ibu-ibu, bergembira ria memasak, untuk
hidangan pekerja lembur tersebut. Canda tawa menjadi hiasan hati,
menghidupkan sunyinya perkampungan terpencil itu. Mereka bahagia, akirnya
bisa menempati rumah ibadah terutama untuk bulan ramadhan nanti.
Sebelum
direhap, surau penti mengalami rusak berat akibat goncangan gempa hebat,
tahun 2009 yang lalu. Hampir semua dinding dan pondasi mengalami retak dan
bolong. Semua bangunan lama terpaksa dibongkar dan dimulai dari dasar.
Letkol
arhanud hermawan bersama anggotanya, kapten infantri irwan taufik, komandan
ssk tmmd 2017, mengungkapkan, pengerjaan pembangunan terkendala cuaca yang
tidak bersahabat. Kondisi hujan menjadi berpengaruh besar terhadap amanah yang sedang mereka kerjakan.
Meski
demikian, semangat prajurit tidak pernah padam. Terus memacu gelora kerja,
untuk tetap optimis. Dengan anggaran seadanya, pembangunan tetap berlangsung
lancar. Hal tersebut, berkat semangat bergotong royong yang masih membudaya
ditengah masyarakat. Dan semua itu, dijadikan amal ibadah dan tabungan
akhirat nanti.
|
Wednesday, 3 May 2017
New
PENGABDIAN SANG PATRIOT
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment